“Silakan, bubur ayam tanpa bawang, tapi dijamin tetep gurih. Sama sup ayam kesukaan kamu.” Kenan menyajikan makanan itu di meja makan. Tidak ada toping apa pun di atas bubur selain ayam pop yang sudah disuwir. Baunya juga tidak terlalu menyengat karena memang Kenan tidak menggunakan bawang dalam memasak bubur tersebut. Sementara sup ayam yang tersaji dalam mangkuk kecil di samping bubur, membuat kening Vey mengerut. “Tahu dari mana kalau aku suka sup ayam?” tanya perempuan itu yang belum lama terbangun. “Harus dijawab enggak?” Kenan justru balik bertanya. “Harusnya kamu cari asisten rumah tangga aja biar enggak usah repot-repot masak tiap waktu, Nan.” Vey mengalihkan pembicaraan, merasa tidak enak karena dia sudah terlalu banyak merepotkan Kenan. “Buat masalah rumah kan udah ada Mang

