Dari Melbourne, untuk kalian di Jakarta. Peluk hangat dari Victoria. Halo, Re! Mungkin kamu kaget dan bingung waktu dapat surat ini. Aku emang tulis ini dari Melbourne, di dalam gerai kopi favoritku, dan udah mesan macchiato kesukaanku. Mungkin berat untuk kamu mau baca ini, dan jujur aku sendiri juga takut untuk mulai nulis surat ini. Tapi akhirnya aku tetap nulis, aku tetap kirim ini ke Jakarta, karena aku pengen sampein sesuatu ke kamu dan Abi. Aku minta maaf, buat kamu dan Abi. Sesakit apapun Abi, aku tau kalau kamu lebih sakit karena aku, Re. Dari awal, aku enggak pernah peduli sama perasaan kamu. Aku bener-bener egois dan cuma pikirin perasaan aku sendiri. Hidup kamu yang harusnya bahagia, jadi berantakan karena sikap jahat aku. Aku yang pengen rebut Abi, aku yang selalu nggak suka

