Bab 38 Menjemputnya Pulang

1404 Words

Di minggu kedua bulan Agustus, Ruby akhirnya bisa keluar dari rumah sakit. Tapi, hal itu tidak sesuai dengan apa yang dia bayangkan sebelumnya. “Kenapa aku harus ikut denganmu? Aku bisa pulang sendiri ke apartemenku. Tidak butuh orang untuk mengantarku. Aku tidak punya uang untuk membayar biaya mobilmu yang mahal itu,” ucap Ruby dingin saat dia baru saja selesai diperiksa oleh dokter jaga. Sekarang, dia telah bersiap untuk pulang bersama Bu Adinda yang tengah menunggunya menyiapkan diri. Aidan yang mendapat sindiran tajam itu, melirik ke arah Bu Adinda yang segera paham apa maksudnya. “Sa-saya keluar dulu. Ruby, jangan terlalu dingin kepada Tuan Huo. Bicaralah baik-baik dengannya,” sarannya pelan seraya menepuk-nepeuk sebelah tangannya. Dia lalu keluar ruangan usai membungkuk sopan kepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD