19
Setelah kembali dan mengambil hadiah dari misi, aku dan Sonya bergegas untuk pulang.
Aku merasa kurang enak badan kali ini, jadi aku memutuskan untuk segera kembali dan beristirahat.
Di tengah perjalanan, Sonya tiba-tiba saja berhenti dan berkata padaku.
"Aku sepertinya tidak bisa kembali sekarang."
Aku menghentikan langkahku, mengerut kecil aku segera menoleh ke arahnya.
"Kenapa?"
Dia terlihat bingung, tapi dari raut yang terpancar di sana, aku tahu jika dia memiliki sesuatu yang di pendam.
"Tidak ada, aku hanya ada urusan sebentar."
Aku tidak bisa melarangnya, jadi yang ku lakukan hanya mengangguk pelan.
"Jangan pulang terlalu larut."
Dia mengangguk lalu Setelahnya memilih pergi. Aku mengabaikannya, dan kembali ke penginapan, ku rasa aku ingin segera mandi dan makan makanan enak.
Untuk anak seusiaku harusnya aku membutuhkan sumber protein yang layak agar aku cepat tumbuh dan menghasilkan tubuh yang kuat.
===
Di tengah-tengah hutan tempat di mana Undead Swordmaster tengah di kepung puluhan pemburu lainnya, dia tengah terpojok dan memilih berlari untuk menghindari para anggota guild naga gila.
Dia yang terpojok terus berlari tanpa peduli mereka berakhir di mana.
Hingga sebuah suara menghentikan langkahnya.
“Master tunggu! Broken Halberd terjebak di tengah hutan, kita harus menyelamatkannya!”
Sword master berhenti sejenak, dia tak bisa meninggalkan rekannya karena itu sama saja membunuh harga dirinya, dengan pedang di tangan, dia langsung melesat ke arah menuju kamp penjaga. Dia segera menuju sosok buang disebut oleh salah satu rekannya tadi.
Broken halberd tengah dikepung oleh sekumpulan orang-orang di sana. Dan setidaknya ada tujuh orang dengan tombak yang panjang mengepungnya.
Tanpa pikir panjang, Undead Swordmaster langsung menerjang dan menghunuskan pedangnya untuk menghajar orang-orang yang menghalanginya.
Tapi sayangnya, tujuh orang itu berada di level yang setara dengan Undead Swordmaster dan itu cukup menyulitkan dirinya.
"Hoo... Apakah ini orang yang di cari oleh tuan?" Salah satu dari ketujuh pria itu berkata, jika dilihat dari penampilannya, sepertinya dia adalah seorang pemimpin dari orang-orang di sana, maka tidak heran jika dia berani berkata demikian.
"Betapa beruntungnya kita, mendapatkan buruan tanpa harus repot mencari terlalu jauh."
Mereka tertawa bersama, namun hal itu malah membuat Undead Swordmaster mengeratkan genggaman tangan pada pedangnya. Dia melirik lalu mencari kesempatan untuk menyerang orang-orang ini.
"Jangan pikir kalian bisa menangkap ku begitu saja!"
Lalu setelah berkata demikian, Undead Swordmaster langsung menghunuskan pedangnya dan berhasil menebas salah satu orang yang ada di sana.
Slesssshhh!
"Ugh!"
Orang yang berperan menjadi pemimpin langsung melebarkan matanya dan tidak menyangka jika dia akan kecolongan Seperi sekarang ini.
"Kau...!" Dia mengerang lalu mengambil tombaknya dan hampir menyerang Undead Swordmaster, hingga tiba-tiba saja, teriakan beberapa rekan uang tiba-tiba saja tergeletak membuat dirinya terkejut.
"A-apa yang terjadi!"
"Ti-tidak tadi tuan!"
"Sialan! Siapa di sana!"
Tanpa mereka ketahui, anak panah berhasil menembus tubuh mereka hingga membuat empat orang lumpuh sekaligus.
Sosok yang melakukan itu tentu bukan orang sembarangan. Karena setelah melakukan serangan. Tubuh sosok itu masih tidak diketahui.
Mereka dan juga pemimpin terlihat bingung dengan apa yang terjadi.
"Sialan!"
Dia yang murka langsung melampiaskannya pada Undead Swordmaster dengan cara menyerang sosok yang sudah terkepung itu. Namun siapa yang menyangka, dengan berkurangnya anggota dari orang-orang itu, membuat Undead Swordmaster mendapatkan momentum yang bagus, dia langsung melakukan serangan yang berhasil melumpuhkan satu orang lagi.
Tersisa dua orang yang berdiri di saja, membuat pemimpin sedikit melangkah mundur karenanya.
"Ka-kau!" Dia yang panik tidak bisa berkata-kata lagi.
"Kau sudah membuatku sangat marah, jadi..." Undead Swordmaster melihat pedang yang masih berlumuran darah di sana, lalu setelah melirik pria itu. Dia mengambil kuda-kuda dan melakukan serangan cepat yang hanya dalam satu tebasan saja mampu menghabisi pemimpin itu dalam sekejap.
Tidak hanya sampai di sana, beberapa anak panah yang melesat pun Langsung tertuju dan berhasil menembus punggung sosok yang tersisa.
Undead Swordmaster langsung mengangkat kepalanya. Dia merasa tidak asing dengan hawa keberadaan ini. Tapi dia tidak memilik waktu untuk tinggal terlalu lama.
"Kamu tidak apa-apa?" Dia bertanya pada broken Halberd.
"Yah, aku baik-baik saja."
"Apa kamu bisa berdiri?"
"Tentu saja."
"Baiklah, ayo pergi!"
Broken Halberd mengangguk pelan. Lalu setelahnya dia mengikuti langkah Undead Swordmaster yang sudah berlari terlebih dahulu.
===
Aku benar-benar tidak menyangka jika saat ini aku berada di dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan.
Ini semua karena pemimpin arogan dari naga gila, jika saja mereka tidak berpikir untuk memburuku. Maka aku yakin saat ini aku masih bisa merasakan hidup dengan tenang.
Aku tidak tahu apa yang membuat Alexis, pemimpin dari naga gila hingga dia menyerahkan begitu banyak pemburu untuk menangkap ku, sejatinya aku tidak pernah membuat masalah dengannya, tapi entah kenapa tiba-tiba aja dia datang dan menyerang kelompok ku.
Ini adalah kondisi yang sangat sulit. Bahkan jika aku tidak mendapatkan bantuan seperti tadi, aku pikir aku sudah akan mati.
Aku masih penasaran dengan sosok yang datang dan ikut campur serta membantuku tadi, dari aura yang aku rasakan. Energi yang terpancar sangatlah tidak asing. Tapi aku masih tidak tahu siapa dia.
Aku terus berlari untuk menyelamatkan diri dan juga bawahanku, aku tidak boleh mati atau tertangkap di sini. Jadi satu-satunya jalan adalah meminta bantuan pada rekan yang mungkin saja bisa menjadi harapan terakhir bagi kelompok kami.
Jika aku tidak salah. Aku masih ingat dengan benar, setidaknya ada tujuh orang dari Fraksi Gelap Level 20 di benteng timur. Mungkin mereka bisa memberikan perlindungan bagi kami, aku tidak terlalu yakin, tapi hanya itulah satu-satunya tempat yang bisa aku ambil untuk melindungi anggota kelompok yang tersisa.
Di malam hari, siluet terbang. Setengah menit kemudian, Aku melihat cahaya api unggun. Di sebelah kamp dasar adalah James Pemimpin Sentinel yang luar biasa perkasa. Dia tertawa. “Kerangka kecil, kamu sudah datang?”
Saat berikutnya, ekspresi James berubah drastis, “Astaga, naga gila telah menemukan tempat ini? Prajurit, ambil senjatamu dan bunuh para penyusup!”
Seluruh kamp penjaga langsung meledak menjadi kekacauan. Tujuh prajurit Level 20 mengangkat senjata mereka dan menyerang kerumunan di belakangku. Aku masih tidak menyangka jika fraksi gelap langsung membantu kami dengan mengangkat pedang dan bertarung di sisi kami.
Fraksi Naga Gila, termasuk Naga Jelajah, memiliki dua puluh orang yang menyerang tanpa rasa takut. Pada kenyataannya, kekuatan lah yang membuat mereka tidak perlu takut. Level 20 dan monster Level 20 hampir sama dalam statistik. Mereka dengan cepat bisa membunuh beberapa prajurit yang ada.
“serang! habisi para iblis itu dulu, lalu singkirkan kedua b******n iblis itu!”
Roaming Dragon mengangkat tombaknya dan memimpin serangan. Percikan api menyelimuti senjatanya, Flame Thrust menusuk seorang prajurit dari fraksi gelap, sangat selaras dengan rentetan panah dari tiga pemanah di belakangnya. Mereka benar-benar melakukan pembunuhan instan!
“Sial … pemanah yang menembak serentak itu sangat berbahaya …” James dan aku saling menatap dengan ekspresi terkejut. Kami tidak pernah memikirkan situasi seperti ini.
Tapi tidak lama berselang, aku merasakan sebuah keberadaan itu lagi, kalo ini dia terasa sangat dekat, sesaat aku menatap James.
"Apa kamu mengenal aura ini?"
"Aku tidak yakin, tapi sepertinya aku mengenalnya."
Wusss wusss wusss!
Tanpa kami sadari, beberapa anak panah yang di lapisi sihir kegelapan melesat dengan kecepatan yang tak terlihat, itu terasa seperti kecepatan yang tidak terduga.
Panah yang ditembakkan dengan keterampilan Level 10 dari pemanah misterius itu tidak terganggu oleh hutan di dekatnya. Dalam waktu kurang dari setengah menit, lima pemanah jatuh ke dalam genangan darah, dan keadaan menjadi setara.
Roaming Dragon yang melihat itu langsung terkejut, tentu saja dia tidak akan menyangka jika salah seorang datang dan membantu kami. Itu adalah hal yang berada di luar perkiraan kami.
Kondisi mulai berbalik. Dan kami mendapatkan posisi kami.
……
Aku mengertakkan gigi dan berkata dengan geram, “Hey, james, kita tidak bisa hanya duduk dan menunggu. Siapkan penyergapan. Ayo kita bunuh pemanah pemanah. Kekacauan ini membuatku benar-benar muak!”
Aku datang membawa masalah, jadi aku pikir aku tidak bisa hanya tinggal diam dan melihat semua yang terjadi. Ini berada di luar kendaliku.
James kaget. “Sial, apa kau tidak terlalu memikirkan keadaan mu?”
Aku tahu dia cemas, tapi kondisi sekarang sama sekali tidak bisa di kendalikan lagi. Naga gila benar-benar membuat kekacauan, anak panah melesat di sepanjang udara, teriakan menggema dan membuatku tak bisa berkata-kata. Semua benar-benar membuatku merasa jengah.
“Berhentilah membuang-buang waktu. Jika kamu benar-benar tidak ingin bertarung, maka jangan halangi aku. Lihat saja apa yang bisa kamu lakukan untuk sisanya. Aku pergi!” tak memperdulikan James, aku segera melesat.
Hanya saja ketika aku lengah anak panah melesat Noe arahku. Beruntung anak panah lain datang dan berhasil memblokir anak panah tadi.
Aku berpikir sejenak, kakiku sedikit menekuk, tubuhku tegang seperti tali panah sebelum aku tiba-tiba menerjang. Seperti kilat, Aku melintas di samping para pemanah di sebelah kanan dan berteriak, “Mati!”
Suara mendesing!
Pedang gelap mengiris leher pemanah terdekat, memberikan dampak kerusakan yang sangat besar. Bahkan satu serangan berhasil membunuhnya.
Aku sang Undead Swordmaster tidak akan tinggal diam dan melihat semua kekacauan ini di depan mataku.
Aku dengan cepat berbalik. Sebelum pemanah lain bisa bereaksi, Slayer s***h berkedip dan langsung menekan leher pemanah lain. Sebuah jeritan kemudian, satu lagi telah dibunuh.
Dalam dua detik, Aku menghabisi dua orang. Di sisi lain. Aku bisa melihat james mencapai pemanah di sisi lain seperti hantu, tombaknya menari. Flame Thrust yang diikuti dengan serangan dasar mampu menyingkirkan satu pemanah. Lalu setelahnya dia mengambil langkah mundur saat ksatria mayat hidup mundur untuk melawan dua pemanah lainnya.
Dua pemanah yang dekat denganku mengangkat busur panjang mereka dan mengutuk, “b******k, b******n ini terlalu sombong. Bunuh dia!”
Sebelum anak panah mereka meninggalkan tali busur, angin dingin tiba-tiba bertiup. Aku terburu-buru. Karena jaraknya hanya dua puluh sentimeter, ketakutan di mata target ku agak menyenangkan.
Kelemahan pemanah adalah, mereka tidak akan bisa menyerang dengan jarak yang sangat dekat. Butuh waktu dan jarak agar mereka bisa
“b******k!”
Tentu untuk seorang pemanah, mereka memiliki daya tanggap yang cukup cepat. Hingga membuatnya berhasil mengambil kesimpulan.
Pemanah ini berpengalaman dan dengan cepat mengganti senjata, menukar busur besar dengan belati di tasnya. Sesaat dia mengambil langkah untuk melakukan serangan, itu meluncur di udara dan mengenai pelat dadaku, menciptakan tanda samar.sayangnya serangan itu hanya memberikan sedikit kerusakan. Kekuatan serangannya terlalu lemah!
Suara mendesing!
Pedangku terangkat tinggi di udara, aku menghilang dari tempatku berdiri. Pemanah perlahan berlutut, matanya melebar, lehernya merembes dengan darah segar. Dia menjalankan build Agility penuh, aku adalah seorang Undead Swordmaster yang menguasai teknik pedang Kekuatan penuh. Kecuali aku melewatkan seranganku, hanya ada satu hasil untuknya — kematian!
“Anak-anak, ayo, saatnya menjaga kehormatan ras kita. Demi kekayaan dan warga, serang!” Raungannya bergema dalam kesunyian malam. Pemimpin Sentinel James mengucapkan teriakan perang dan memimpin dua tentara yang tersisa untuk bertemu Naga gila dan yang lainnya dalam pertempuran. Kehormatan dari para prajurit inilah yang memberi kami waktu yang berharga untuk melakukan penyergapan.
Menunduk, aku menjatuhkan dua ramuan kesehatan dan akhirnya mencapai pemanah keempat. Memegang longsword hitam ku, aku meluncur di tanah, membuat lingkaran sempurna di sekitar musuh dan membuatnya bingung. Dengan dua pukulan berturut-turuts, dia juga terbunuh seketika!
Baik sekali. Seluruh proses memakan waktu kurang dari tiga puluh detik. Sepertinya penundaan aku bahkan lebih pendek dari tujuh persepuluh detik sekarang!
……
Di sisi lain, broken Halberd yang ketika dia datang dalam kondisi lemas, kini bisa mengambil peran dalam kekacauan, di juga telah membunuh dua warior dengan kekuatannya. Dia saat ini mengejar dan menusukkan pedangnya ke pemanah terakhir yang sudah sangat sekarat.
“b******n, mati!”
Tapi kemudian, situasinya berubah. Naga Gila yang pantang menyerah tiba-tiba muncul, belatinya berkedip dengan cahaya saat mengiris ke arah punggung broken Halberd.
“b******k!”
Melihat itu aku dengan cepat melesat ke depan, pedangku dengan kejam mengenai bagian belakang tubuh Naga Gila yang Pantang menyerah saat aku berteriak, “Naga Gila yang Pantang menyerah!”
Serangan ini perlahan menurun, artinya untuk menarik perhatian orang lain. Naga Gila yang pantang menyerah memiliki mekanik yang baik. Dia dengan cepat berbalik karena terkejut dan pindah ke kanan. Dia menghindari seranganku dengan selebar rambut, dia memiliki kelincahan yang sangat bagus di sana.
Broken Halberd, tidak lagi dalam bahaya, setelahnya dia memilih untuk terus mengejar pemanah itu.
Aku bergegas menuju Naga Gila yang pantang menyerah. Kali ini dengan kecepatan penuhku, pedang panjangku menarik bulan sabit dingin di udara malam.
“?!”
Naga Gila yang pantang menyerah buru-buru mengelak ke kanan. Aku tidak bisa menahan senyum. Aku juga berlari ke kanan, melesat di tanah, tidak menyisakan apa pun kecuali embusan angin di belakangku. Dalam sekejap, aku sekali lagi berada di belakangnya. Dua tusukan, berhasil mendarat di punggungnya, termasuk Slayer s***h!
Naga Gila yang pantang menyerah melihat jumlah kerusakan. Dia tidak menyangka kecepatan ku tiba-tiba meningkat begitu pesat. Dia menutup matanya dengan putus asa, tubuhnya jatuh di tepi genangan darah.
……
Jalannya pertempuran benar-benar tidak terduga bagi Naga gila. Dia telah merekam selama ini, dan menyaksikan orang-orangnya mati satu per satu, tidak dapat membantu. Pemimpin sentinel James adalah seorang warior dengan Level 25. Kesehatannya mungkin turun di bawah 25%, tapi dia cukup untuk membuat Roaming Dragon pusing.
“Broken helder, jaga si ahli taktik!” Aku berteriak saat aku bergegas menuju para penyihir. Aku disambar oleh tiga mantra petir dan seluruh tubuh ku mati rasa. Untungnya, para penyihir ini tidak dilengkapi dengan peralatan yang cukup baik, dan level mereka rendah. Kalau tidak, dua penyihir dari masing-masing akan sangat cukup untuk membunuhku.
Setelah meminum ramuan pemulihan, aku menyelesaikan penyihir pertama dengan ayunan pedangku. Dua lainnya buru-buru mundur. Aku mengabaikan mereka dan memutuskan untuk mengejar Naga gila.
Tiba-tiba, dua teriakan bergema. Kedua penyihir ini tiba-tiba mati pada saat bersamaan!
“Sial, apa yang terjadi ?!”
Mata broken Halberd membelalak seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Tatapanku menjadi dingin. “Hati-hati, seseorang yang kuat datang!”
Broken Halberd dan aku mendekat satu sama lain saat kami melompat ke arah Naga gila. Ahli taktik dan penyair di dekatnya berteriak berturut-turut dan jatuh ke tanah menjadi mayat. Mereka langsung terbunuh. Sulit untuk melihat di malam hari, kami bahkan tidak melihat seperti apa penyergap mereka.
“Hati-hati, sembuhkan lukamu dulu. Dia akan mencoba mencuri pembunuhannya!”
Aku melihat sekeliling dengan dingin saat naga gila bertarung dengan sengit melawan pemimpin Sentinel James.
Jatuh!
Angin bertiup, awan bertiup kencang.
Semak itu bergoyang. Jubah putih tiba-tiba muncul, dan langsung menyerang. Itu adalah seorang pejuang yang sepenuhnya diselimuti dengan pakai putih. Pedang tajam yang bersinar dengan cahaya gelap menusuk ke dalam d**a broken Halberd !
Dengan gesekan horizontal, kerusakan lain tentu saja di dapatkan.
Sial, serangan dadakan!
Mataku membelalak. Aku tidak menyangka broken Halberd akan langsung dihapus oleh orang lain!
Aku melihat sosok yang datang dengan wajah terkejut!
Sial! Dia menyembunyikan identitasnya dengan sempurna, dan terlepas dari semua itu. Kekuatannya benar-benar gila dan membuatku ingin menghabisinya saat ini juga.
……
Jubah putih s**u dengan cahaya perak yang pekat. Aku bahkan tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.
“Hmph!”
Aku memegang pedang ku dan menyerang. Jadi bagaimana jika dia adalah Swordmaster dengan level tertinggi?
Sosok putih dengan cepat mundur dan datang ke samping pemimpin secara bergantian. Pedang tajam itu menebas, dan segera memotong sebagian besar kesehatan James. Serangan dominan seperti itu benar-benar mencengangkan. Tidak heran dia telah mencapai level tertinggi.
Aku mempercepat langkah dan bermanuver untuk menghindari halangan dari para prajurit lainnya. San setelahnya, aku mengayunkan pedangku secara horizontal!
Suara mendesing!
Sosial berjubah putih bereaksi dengan cepat dan menghindar dengan terengah-engah. Di saat yang sama, pedangnya menarik busur, menuju pinggangku!
“Mekanik yang sangat indah!”
Aku tidak bisa menahan diri untuk takjub. Teknik orang ini seharusnya termasuk yang terbaik di Kota Es Terapung. Meskipun aku hanya mengalami penundaan sekitar setengah detik, aku mungkin bukan tandingannya.
Pfft pfft!
Dua suara. Dia dan aku sama-sama tidak berhubungan untuk menghindar.
Kekuatan serangan kami hampir sama, seimbang.
Tapi saat ini, Naga gila muncul dengan ekspresi jahat. Tombaknya datang seperti ular berbisa. Flame Thrust!
Aku merasakan sakit di bagian belakang pinggang aku tentu saja tahu jika aku dipukul, tetapi tidak ada waktu. Pedang kesatria putih, -sebut saja dia Seperti itu- menyala seperti kilat. Aku merasakan sakit yang luar biasa di d**a ku dan kondisiku akan sekarat sebentar lagi.
Jepret!
Aku berubah menjadi mayat dan jatuh. Jiwaku dibebaskan, dan segalanya menjadi pucat pasi.
Pada saat kematian ku, sesuatu yang aneh terjadi. Kesatria putih tampaknya tidak berterima kasih kepada naga gila. Dia dengan cepat membunuh pemimpin Naga Gila. Kemudian, dia berbalik dan membunuh pemimpin James dengan beberapa pukulan. Dia memotong tengkorak James seolah-olah sedang melakukan pencarian.
Setelah dua menit, jiwa Aku muncul di kuburan, sangat dekat dengan mayat ku. Terapung di dekatnya, jiwa James juga mengelilingi mayatnya. Dia tidak berani untuk hidup kembali, karena kesatria berjubah putih bersandar dengan malas di pohon di dekatnya dan tidak menunjukkan niat untuk pergi.
Sial, apakah, dia akan berkemah sendiri di antara orang-orang ini?
“Broken Halberd Tenggelam ke Pasir, apa yang harus dilakukan?” sosok kesatria muda yang tidak ikut bertarung mengirim pesan kepadaku. Aku tidak bisa memutuskan sekarang. Hanya saja ada satu jalan untuk mengatasi semua ini.
Aku mengertakkan gigi dan menjawab, “Bangkit bersama, habisi dia!”
“Baik!”
Melihat waktu, Aku menatap James dan mengirim pesan. “Perhatikan tanganku, saat aku menghitung dari tiga, kita akan hidup kembali bersama. Ingat, kamu hidup kembali dengan hanya setengah kesehatan saja, jadi minumlah ramuan kesehatan sebelum turun!”
“baukpah!” James menanggapi dengan muram, menunjukkan sikap dingin di wajahnya. Sepertinya dia kecewa dengan hasil yang sudah kami dapatkan.
Sialnya, untuk ras iblis seperti kami. Satu kematian akan mengurangi waktu hidup kamu. Setidaknya untuk hidup kembali dalam waktu dekat, maka kamu memerlukan setidaknya 10 tahun dari sisa masa hidup kami.
Itu adalah sebuah kutukan, kutukan yang disiapkan oleh leluhur kami yang pernah terlibat dalam baru suci.
Batu suci...
Tunggu, apakah ini ada kaitannya dengan baru suci?