Berselimut Duka

1543 Words

** Mama Yeni terlihat gugup dan dilanda kecemasan hebat. Sejak tadi tangisnya tak kunjung reda. Papa Fredy senantiasa menggenggam jemarinya. Mereka berdua duduk di depan ruang ICU. Harapan dan doa mereka langitkan hanya untuk nyawa di dalam sana. Ya, Dito tengah berjuang antara hidup dan mati. "Gimana sama anak kita, Pa?" tanya Mama Yeni. Sejak Dito anfal, hanya pertanyaan itu yang terlontar dari mulutnya. Papa Fredy pun menjawab, "Kita pasrahkan saja sama Yang Kuasa, Ma. Kita doakan Dito supaya bisa melewati semua ini dengan mudah." Sama seperti jawaban-jawaban sebelumnya. Mama Yeni tersedu. Dia terus menggenggam jemari sang suami. Kondisi hatinya benar-benar hancur saat ini. Dia belum siap patah hati, belum siap kehilangan, dan belum siap berpisah. "Om, Tante. Gimana keadaan Dito?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD