PART 60

981 Words

Satoru terlalu waspada.    Aku menggerutu karena berulang kali mengurungkan niatku untuk melakukan serangan dari arah belakang.    Rekam jejaknya yang dikenal sebagai pelatih militer termuda, hari ini telah dibuktikan dengan sempurna.    Tapi, bukan Ayumu Kirika jika menyerah begitu saja.    Berbekal sebongkah batu yang sengaja kuambil dari reruntuhan sumur, aku mencoba mengalihkan perhatian Satoru ke tempat lain.    Duk!   Benda padat hasil lemparanku itu memang sengaja ku lempar ke besi penyangga tanaman.    Langsung saja, Satoru menoleh waspada. Lain dengan Arzhou juga Akechi yang memasang wajah cemas.    "Siapa!" Satoru mengalihkan pistolnya ke tempat dimana bunyi itu berasal.   Berbekal insting, aku berputar ke samping, mengikuti arah langkah Satoru agar tetap tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD