PART 59

943 Words

"Baiklah Nyonya! Saya akan memberitahu Anda, turunkan pistolnya!" teriak bodyguard itu kesal setengah mati. Ia bergeser dengan susah payah untuk mengambil sebotol antiseptik yang kulempar sesaat kemudian. "Cepat, aku tidak punya banyak waktu!" Aku memekik, mendekatinya dengan pistol yang kembali terangkat. Mata sipitnya berlarian ragu. Tapi, tak lama ia akhirnya membuka mulut. "Tidak terlalu jauh. Di sekitar Torii pertama, dua ratus meter dari arah kuil Dewi Inari. Nyonya... Percayalah. Anda pasti sudah terlambat. Gencatan senjata sudah dimulai sebelum tengah malam tadi, pasti mereka..., " "Diam kau!"bentakku keras, tetap mengacungkan senapan tepat di depan pelipisnya. Ekspresinya tidak takut sama sekali, malah meringis kesal. Dasar Takeshi! Kau menipuku! Kulewati pria itu, ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD