PART 39

1057 Words

"Kirika!"teriakannya, justru membuatku semakin kesal. Kami ada di tempat umum dan hari sudah mulai gelap. Aku mengumpat lirih menanggapi sikap seenaknya yang lagi-lagi kambuh saat sedang emosi. Aoi atau siapapun jalang ini, aku tidak peduli. Hanya ada perasaan sial dan sial! Kupikir kejadian ajaib seperti ini hanya ada dalam drama, tapi kenapa justru menimpa hidupku bertubi-tubi? "Baiklah, maafkan aku!" seruku membuang kekesalanku dengan melempar pandangan ke lautan lepas. Ombak sudah sedikit meninggi dan restoran pinggir laut mulai sepi. Di dekat saung, terlihat Toru juga Ryu. Dua makhluk menyebalkan itu terdiam. Yang satu menunduk, yang satunya lagi menatap lurus. "Apa kau tidak percaya padaku sampai mengujiku dengan cara murahan seperti ini?"cecar Takeshi masih tidak terima. Ia s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD