Keegoisan Gina

1026 Words

Acara makan siang canggung pun di mulai. Seandainya ada lubang di dekatnya, mungkin Gia akan sesegera mungkin mengubur dirinya dalam-dalam. Sungguh memalukan sekali apa yang sudah dia lakukan sepanjang pagi ini.   Bangun kesiangan dan sekarang, dia harus lahap memakan makanan yang di masak oleh ibu mertuanya. Ah, biar rasanya sangat lezat bafi orang lain. Tetapi bagi Gia, makanan itu tidak lebih baik dari sekam yang menyesakkan tenggorokannya.   Dia tidak bisa menelan makanan yang di masak oleh ibu mertuanya karena malu. Dia merasa jika dirinya menjadi menantu yang tidak berguna kali ini. Memalukan sekali.   Abim memegangi tangan Gia dan membawanya ke bawah meja. Lelaki itu sungguh sangat perhatian, dia peka dengan keadaan Gia saat ini. Sungguh, tidak bisa di terima akal sehat jika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD