Matahari bersinar sangat tinggi ketika Sean membuka matanya yang terasa silau terkena cahaya matahari yang tembus melewati celah gorden yang tidak tertutup dengan rapat. Sambil mengerang karena perasaan tidak nyaman yang dia rasakan, hanya saja saat dia membuka mata, Sean terkejut karena tepat di sebelahnya ada Kanaya yang sedang terlelap tanpa busana, memeluknya. Sean yang terkejut nyaris saja melompat dari tempat tidur karena terkejut dengan pemandangan pertama yang dia lihat. Hanya saja, dilihatnya kembali wajah kanaya yang sangat lelap tertidur, Sean tidak jadi berteriak dan memilih untuk menutup mulutnya sambil mencoba mengingat apa yang sudah dia lakukan pada Kanaya malam tadi. Hal itu tentu saja membuat Sean menghela napas dan sedikit menyesali apa yang sudah dia perbuat, karena ba

