“Renata Beatrice? Kepala bagian divisi kriminal di kepolisian Central.” “Kau kenal dia?” tanya Sandra yang baru saja kembali bersama seorang pria yang membawa dua jinjingan kantung plastik di tangannya, yang satu berisi piza dan satu lainnya berisi makanan lain yang entah apa. Setelah bertanya, Sandra langsung berjalan mendekat ke arah meja ruang tengah diikuti oleh pria yang bersama dengannya. Kanaya memicingkan matanya berkali-kali memerhatikan pria tinggi dengan kumis dan janggut yang terlihat sangat tebal juga kacamata yang sama tebalnya dengan janggut yang tumbuh di wajahnya. Hanya saja, siapa pria itu? Ini adalah kali pertama Kanaya melihat pria yang berjalan di samping sahabatnya tersebut. “Kenapa?” tanya Sandra penasaran, sambil tersenyum dia mulai membuka plastik berisi makanan

