Bab 26. Antara Cahaya dan Kegelapan

1084 Words

Jasmine menutup mata rapat-rapat saat air dari botol minuman menggenangi kepalanya, lalu dia menatap Tristan dengan kebencian mendalam. Tindakan Tristan membangkitkan ingatannya akan kejadian masa lalu. Namun kali ini, dia menjadi saksi bisu di hadapan pengunjung klub yang terpaku menontonnya. "Aku tak berencana melakukan tindakan seperti ini pada pertemuan pertama kita. Kau seharusnya tak merusak suasana hatiku seperti ini," ucap Tristan. Dengan gerakan tegas, dia meraih botol minuman lain dan menuangkannya ke atas kepala Jasmine. "Bawa semua persediaan alkohol dari klub ke sini. Kita perlu memberikan pelajaran pada wanita jalang ini!" "Apa yang akan kau lakukan dengan semua itu, Tristan?" tanya Sabrina, ekspresinya penuh kebingungan. Tristan menyeringai penuh kepuasan. "Kita akan menc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD