Zora dan Jhose akhir mengobrol atau lebih tepatnya Jhose yang menceritakan tentang kehidupannya yang super ribet dan tidak bebas , Zora yang merasa ingin balas budi jadi Zora mendengarkan setiap curhatan Jhose terkadang Zora memberinya sedikit nasehat
"Jadi kau adalah anak dari seorang miliuner?" Tanya Zora yang menangkap perkataan Jhose
"Ya begitulah , aku adalah anak tunggal jadi akulah satu-satunya pewaris di keluargaku . Daddyku selalu berkata jika aku adalah alpha yang akan memimpin seluruh keluargaku" ujar Jhose melanjutkan curhatannya
"Alpha?" Tanya Zora
"Ya , julukan di keluargaku untuk kepala keluarga utama" jawab Jhose
"Kepala keluarga utama? Apa ada yang seperti itu?" Tanya Zora yang merasa bingung
"Keluargaku itu banyak Zora , ada keluarga utama yang di sebut alpha , ada yang keluarga pendamping di sebut beta , keluarga pendamping ke dua yang di sebut delta , ada keluarga penjaga disebut gamma , ada keluarga cabang yang biasa kau sebut saudara itu . Alpha , beta , delta dan gamma selalu berdampingan berbeda dengan keluarga cabang yang selalu merusuh dan selalu ingin memperebutkan Tahta atau alpha" jelas Jhose serius
"Sungguh aneh julukannya" ujar Zora spontan yang membuat Jhose tersedak minumannya
"Hehe... jika boleh tahu siapa namamu?" Tanya Jhose
"Nama?" Tanya Zora balik
"Iya namamu?" Ujar Jhose yang mengulangi pertanyaannya
"Namaku... namaku... Katrin Willi Theodore" ujar Zora yang memalsukan namanya
"Willi , aku panggil kau Willi . Aku Jhose Alexander , panggil aku Jhose" ujar Jhose
"Baiklah" ujar Zora
"Kau tinggal di mana?" Tanya Jhose
"Aku.. tidak punya tempat tinggal" jawab Zora
"Lebih baik kau ikut aku ke apartemen , kita tidak tinggal di apartemen yang sama kok , aku pulang ke rumah orang tuaku" ujar Jhose yang cepat memperjelaskah perkataannya , dia tidak mau kalau Zora salah paham
"Baiklah aku mau" ujar Zora cepat , lagi pula dia tidak ada tempat tinggal
"Ngomong-ngomong kau tidak ada tersenyum sama sekali selama kita bicara tadi , apa kau tidak senang?" Tanya Jhose
"Tidak! Aku senang , hanya saja aku tidak bisa tersenyum dan aku tidak tahu alasannya" jawab Zora
"Baiklah , ayo kita belanja dulu" ujar Jhose setelah meninggalkan uang dan tip di meja Cafe tadi
Zora sedang berbelanja untuk beli baju , perlengkapan sekolah , tidak lupa alat make up sebenarnya Zora tidak memerlukannya tapi karena dipaksa sama Jhose mau tidak mau Zora pun membelinya , Jhose juga membeli ponsel untuk Zora agar Jhose bisa menghubunginya
Didunia immortal seorang alpha king sedang duduk di singgasananya ditemani luna queen yang sedang melihat putra semata wayang yang masih berumur 20 tahun
king alpha JASON AGARA ZHORT dan luna queen ROSE ELEIN ZHORT sedang memikirkan rencananya dan ingin melihat reaksi anaknya mengenai rencana yang mereka buat
"Zarael??" luna queen memanggilnya tapi Zarael tidak mendengarkannya karena dia sangat asyik membaca novel yang ada di tangannya
"Zarael!" naik satu oktaf suara luna queen tetapi tetap saja putranya yang bernama Zarael itu tidak mendengarnya , queen luna yang merasa tak ditanggapi melirik king alpha memberi kode lewat lirikannya dan dimengerti oleh king alpha
king alpha memberi kode ke calon beta selanjutnya yang umurnya setara dengan putranya Zarael untuk menyadarkan Zarael
"zaraaaaeeeel!" suara melengking dari betanya itu mengejutkannya yang membuat dia membuat gerakan tidak sadar dan memukul betanya dengan keras
Zarael melihat betanya dengan tatapan marah dalam diri Zarael sangat ingin berucap kasar tetapi harus tertahan saat alpha king bersuara
"Zarael Yugra Agara Zhort!" suara alpha king menggema di satu ruangan bahkan pengawal yang menjaga pintu mendengarnya
"iya daddyku sayang , kucinta eh enggak deh cintanya Zarael hanya buat mate Zarael saja . Hm tapi cinta Zarael sama dad ada dikit ko tapi untuk mate Zarael lebih besar dari dad dan mom tapi kalian tetap nomor 1 dihati Zarael karna Zarael tahu dad sama mom selalu menyayangi Zarael . Zarael betulkan?" jawab Zarael asal dan panjang
Hebatnya Zarael mengucapnya hanya satu kali tarikan nafas
seisi ruangan yang berisi para tetua , alpha king dan luna Queen , royal beta , royal gamma , royal delta , dan omega tercengang mendengar ucapkan Zarael kecuali betanya karna sudah sering melihat tingkah Zarael yang childish dan Zarael pernah ngomong melebihi panjang kalimat yang dia keluarkan semua itu terjadi disekolah
FLASHBACK ON
saat istirahat Zarael dan kawan-kawannya pergi menuju kantin , sekolah didunia immortal dengan dunia manusia sama yang beda cuman orangnya yang bukan manusia tetapi makhluk mitologi demon , vampir , mermaid , werewolf , witch . tentu saja pelajaran juga berbeda
sesampainya Zarael di kantin bersama kawan-kawannya Zarael langsung menuju stan makanan yang bermenu daging .saat Zarael mendapatkan makanannya Zarael langsung menuju tempat duduk yang biasa didudukinya dan menikmati makanan yang baru saja dia beli , Zarael langsung menikmatinya tetapi itu tidak berlangsung lama karena ada kakak kelas yang mengganggunya
"Calon alpha king lagi makan , apakah makanannya enak? Calon alpha king harus makan banyak agar badannya cepat besar?" ejek kakak kelasnya , badan Zarael memang kecil dan kurus tetapi Zarael tetap percaya diri
" apa ukuran badan seseorang menjadi syarat utama untuk menjadi alpha?" tanya Zarael tenang tapi tidak dengan matanya yang menatap tajam , Zarael sangat tidak suka diganggu saat ia lagi makan.
"Tentu saja! Tidak mungkin para rogue akan takut dengan alpha king yang berbadan kecil dan kurus sepertimu" ejek kakak kelas itu lagi bahkan makanan Zarael dibuang dilantai . Zarael berusaha untuk menahan amarahnya
"jadi itu tanggapanmu gimana kalau kita bertarung? siapa yang kalah dia harus memakanan itu" ucap Zarael menantang , dan menunjuk makanan Zarael yang di jatuhkan ke lantai oleh kakak kelasnya
"oke siapa takut ker--" ucapan kakak kelas itu terhenti karena Zarael langsung meninjunya , tepat pada hidungnya
Kakak kelas itu langsung kehilangan keseimbangan dan langsung ambruk , kantin pun mulai riuh para sahabat Zarael yang tahu kekuatan Zarael langsung memisahkan Zarael tapi tidak bisa Zarael terlalu kuat karena sudah diliputi rasa amarah
Zarael menindih tubuh kakak kelasnya yang lebih besar darinya , Zarael langsung menonjok wajah kakak kelas itu sampai babak belur bahkan mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya
"kau! jangan pernah anggap remeh orang yang lebih kecil darimu , jangan pernah merusak mental orang lain karna ucapanmu , jangan pernah kau menginjak harga diri orang lain! apa lagi sampai kau mengganggu mereka lagi makan termasuk aku! Satu lagi jangan pernah membuang makanan karena banyak orang diluar sana yang tidak bisa makan-makanan yang layak seperti kita!" Ujar Zarael yang sangat marah
"ZARAAAAEEEEEEEEEEL!! IKUT KERUANGANKU SEKARANG!" suara pamannya menggelegar bahkan sampai terdengar sampai satu sekolah karena memakai alpha tonenya , paman Zarael adalah kepala sekolah jadi Zarael sungguh takut sama pamannya itu
"Ya moongodness" ucap Zarael takut karna dia tahu sifat pamannya
"PETER TRIS RUTRA (BETA ZARAEL) ikut denganku! , aku takut!" ujar Zarael ke Peter . Peter hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan malas
sesampainya diruang kepala sekolah , Zarael dan Peter mengetuk pintu setelah mendapat izin untuk masuk Zarael dan Peter langsung menuju meja kepala sekolah
"duduk" perintah pamannya dengan wajah datar
"uncle , Zarael bisa jelasin kok . Zarael gak salah yang salah kakak itu , dia menghinaku uncle!" ucap Zarael membela diri dengan nada seperti anak kecil yang berusa untuk jujur didepan daddynya
"shut up! kau tahu Zarael DEV AGIRO LUTH adalah sainganmu di pelajaran bertarung karena sebelum kau masuk dia yang terbaik dari pada murid sekolah ini . tapi semenjak kau datang beserta teman-temanmu dan kau selalu menjadi pujian dan nilai paling terbaik dia merosot jauh dan selalu dibanding-banding kan denganmu itu sebabnya dia mengganggumu aku tahu dia salah tapi setidaknya kau jangan memukulnya sampai dia masuk rumah sakit" ujar pamannya menjelaskan
"sorry uncle Zarael hanya membela diri dan mempertahankan harga diri Zarael yang sangat mahal bahkan tidak dapat dibeli satu pun orang . dan masalah penyerangan Zarael ke dia...." Zarael menggantung ucapannya dan ditunggu oleh paman dan Peter untuk menjutkan
"Penasaran ya apa yang akan Zarael ucapkan selanjutnya sengaja digantung agar kalian penasaran dengan alasannya" ujar Zarael sambil tersenyum jail , pamannya dan Peter langsung memberikan tatapan tajam
"Baiklah Zarael melanjutkan pembicaraan Zarael dan berhentilah menatapku tajam paman BRYAN CRAL dan berlaku juga untukmu Peter" ucap Zarael tegas dan membuat Peter dam paman bry menghentikan tatapan tajamnya
Zarael menghirup nafas dengan rakusnya lalu menghembuskannya dengan kasar , Zarael harus membela dirinya karena Zarael merasa tidak bersalah apalagi dev akan menjulukinya kerdil itu sungguh tidak bisa dimaafkan!
"Zarael menghajarnya karena dia merendahkan Zarael dan mengganggu Zarael makan . Zarael benci saat makan diganggu karena membuat Zarael gak nafsu makan lagi terus kalau Zarael gak nafsu Zarael gak fokus pada pelajaran karena lapar dan lapar membuat konsentrasi Zarael pecah. pelajaran selanjutnya yaitu matematika dan paman tahu sendiri kalau matematika itu harus menggunakan otak untuk bekerja ekstra untuk menyelesaikan soal yang sulitnya mengalahkan rouge dan paman tahu juga kalau makanan di kantin itu sangat enak karena dagingnya dibuat memakai bumbu manusia kalau di istana pakai bumbu tradisional immortal yang tidak enak rasanya hanya menyajikan segar dan gurih! Sedangkan disini dagingnya terasa gurih , segar , manis ada juga rasa pedasnya! Dan dia membuang makanan seenak itu! Padahal banyak anak-anak yang tidak dapat makan diluar sana! Zarael tidak mau kalau Zarael lagi makan diganggu itu sama sekali tidak lucu atau keren!" ucap Zarael panjang lebar dan tidak masuk diakal . hebatnya lagi Zarael hanya menggunakan satu tarikan nafas!
Peter dan paman Bry tercengang dengan perkataan Zarael yang tidak masuk akal alhasil Zarael dipulangkan untuk mendapatkan hukuman dari sang daddy , akhirnya Zarael di skors selama dua hari dan hukuman tambahan yang Zarael dapat dari alpha king , fasilitasnya disita selama satu bulan penuh itu berhasil membuat Zarael mohon-mohon untuk mengembalikan fasilitasnya
FLASHBCK OFF
king alpha memijit pelipisnya karna pusing mendengar perkataan Zarael yang gak ada titik komanya
"entah kenapa aku memiliki anak seperti dia . apa lagi dia seorang king alpha andai aku punya dua putra tidak akan aku pilih dia jadi king alpha jika sifatnya tidak berubah" batin kang alpha
"Zarael" panggil daddynya alias alpha king
"iya dad" jawab Zarael sopan
"kamu daddy pindahkan ke dunia manusia karena disini kamu udah cukup pintar tinggal mengasah otakmu saja ke hal-hal dunia manusia dan kau bisa membuka bisnis disana" ucap king alpha Jason
"WHAT THE HELL!!! daddy tidak bisa pindahkan aku begitu saja! Bagaimana dengan teman-temanku disini?? nanti pasti mereka merindukan aku dan wajah ganteng ku! Ini tidak bisa dad tidak bisa di terima! apa daddy bilang berbisnis didunia manusia? Apa kau mau anakmu yang tampan ini mati? pasti akan sulit dan saingannya banyak oh moongoddes berikan daddyku penerangan-- aduh!" Zarael mengaduh kesakitan di bagian kepalanya yang dipukul Peter membuat dia tidak bisa menyelesaikan ucapannya
"berisik!" ucap Peter tajam
"Zarael kamu itu laki-laki sayang bukan perempuan jadi tolong mulutnya jangan seperti perempuan" ujar luna queen
"keputusan daddy sudah bulat jadi kamu sama kawan-kawan kamu akan pindah ke dunia manusia setelah lulus nanti dan kalian boleh keluar , daddy dan yang lain harus mengadakan rapat penting" ujar daddynya yang membuat Zarael mendengus kesal
"Apa kita harus pergi dari sini pet?" Tanya Zarael lemah
"HARUS!" Jawab Peter dengan suara tegas
"Lihatlah! Siapa yang pantas menjadi alpha?" Ujar Zarael sarkas
"Aku hanya beta! Aku tidak pantas menjadi alpha!" Ujar Peter sinis
"Sudah ku duga kau akan berkata seperti itu" ujar Zarael
"Terserah!" Ujar Peter berdiri meninggalkan Zarael
"Heh! Kau mau ke mana?" Tanya Zarael ke Peter
"Bersiap-siap tentu saja!" Jawab Peter
"Baiklah! Aku juga akan bersiap!" Ujar Zarael
"siapa yang alpha sebenarnya?" Tanya Peter dalam hati .