Semenjak kepergian Zia dua hari yang lalu, Meyra masih terus saja menangis dalam pelukan Alfread. Ia sangat mengkhawatirkan putri bungsunya itu, bahkan umurnya pun baru saja menginjak 16 tahun, tahu apa Zia perihal dunia luar? Itulah yang Meyra khawatirkan. Zia tidak pernah pergi jauh tanpa pengawasan dari orang tua atau pun dari Satria. "Kami akan terus berusaha untuk menemukan Zia secepat mungkin Bu, bersabarlah." ucap seorang Polisi wanita cantik yang meyakinkan bahwa semuanya akan cepat selesai. Di saat polisi masih mencoba menjelaskan tiba-tiba saja Satria menelphone Al untuk memberitahukan bahwa Zia sudah ada bersamanya. "Syukurlah, tetap tenang dan fokus pada jalanan!" Ujar Al mengingatkan. Meyra menatap Al penuh tanya dan rasa penasaran. "Ada apa Al? Apa--apa Zia udah ketemu?

