Jika pekerja lain weekend mereka bisa digunakan untuk bersantai, maka tidak dengan Raina yang akhir pekannya banyak dihabiskan untuk menangani pernikahan kliennya. Seperti saat ini, dia disuruh menangani salah satu pernikahan di Bogor, menggantikan salah satu rekannya yang berhalangan hadir. “Konsumsi aman kan? Lengkap?” tanya Raina melalui walkie-talkie. “Aman mbake, aman,” jawab Amanda yang mengkoordinir bagian konsumsi tamu yang hadir. Raina menghela napas lega lalu memeriksa tamu undangan agar merasa nyaman. Tangis seorang anak kecil terdengar. “Diam kamu! Jangan nangis, malu-maluin Mami aja!” ketus seorang wanita muda sambil menggenggam erat lengan anak kecil. Tangisnya malah semakin kencang. “Maaf Bu, anaknya kenapa?” tanya Raina lembut. “Bukan urusan kamu!” ucap wanita i

