Antara Rindu dan Kepastian

1109 Words

(Sudut Pandang Aleta) Pagi ini aku berdiri di depan cermin cukup lama, bukan untuk merapikan riasan, tapi untuk bertanya pada diri sendiri—apa aku benar-benar sudah selesai dengan masa lalu? Apa aku sudah betul-betul pulih dari luka yang pernah membuatku hampir tak percaya pada cinta? Apa aku benar-benar sanggup menjalani hari ini tanpa membandingkan setiap senyum yang kuterima dengan senyum milik Revan dulu? Revan kembali hadir, bukan hanya di pikiranku, tapi juga di kehidupanku yang sudah tenang. Dia datang dengan wajah yang sama, dengan nada bicara yang familiar, dan dengan luka yang belum sempat tertutup. Seolah waktu tak pernah benar-benar menghapusnya. Hanya menyimpannya di rak paling dalam, menunggu waktu yang tepat untuk terbuka lagi. Dan aku… aku tak lagi sama. 📎 “Kamu masih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD