Malam ini hujan turun dengan derasnya air yang mengalir, suasana di rumah Shilla Zallio. Di meja makan sudah terisi beberapa menu makanan dan minuman yang nikmat dan lezat. Brendy duduk bersebelahan dengan Ale, Adra berhadapan dengan kedua orang tersebut. "Ale aku ingin bicara empat mata dengan Brendy." Ucap Adra. "Baiklah." Balas Ale berdiri dan pergi meninggalkan meja makan itu. Ale memberi ruang privasi bagi kedua nya. Kini hanya Brendy dan Adra saling berhadapan, dingin hujan dimalam ini memanglah sangat dingin, namun lebih dingin dengan keadaan mereka saat ini. "Brendy... Apa tidak ada sedikit hatimu untukku?" Adra berbicara ketika Ale benar-benar pergi dari ruangan itu. "Perasaan ini kepadamu masih sama Adra....tidak lebih...tidak kurang...dan tidak akan hilang... yaitu sebag

