30 🦋

1297 Words

Hadid Asaidi mengakui apa yang dikatakan Anin sepenuhnya benar. Ia menceraikan Anin karena kekejamannya luntur. Ia mulai merasa peduli pada keadaan Anin. Perempuan itu tulus kepadanya meskipun yang Hadid berikan tak pernah hal lain selain luka. Lepas dari Anin menyesali kesalahan yang dulu, Hadid tetap belum bisa melepaskan kemarahan dan kebenciannya sendiri. Anin bersalah. Hadid tahu Allah Maha Pengampun, tetapi Hadid bukan. Ia hanya manusia biasa yang penuh kekurangan, apalagi dengan sayatan luka yang Anin torehkan padanya. Hadid rasa sisi kemanusiaannya menghilang semua untuk seorang Anindya Fatimah yang pernah dicinta. Sebenarnya Hadid tak ingin lagi menyakiti Anin, ia pun sudah lelah dengan tindakannya yang diluar batas kepada perempuan itu. Hadid melepaskan Anin, membiarkannya bahagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD