Perubahan Sikap

702 Words

Sudah 2 hari ia tidak berani keluar kamar ketika David masih ada di rumah, ia hanya menghabiskan hari-harinya dengan menangis dengan pintu kamar yang terkunci. Ia takut, takut untuk melihat wajah lelaki itu. Namun Rurayya tak boleh makin berlarut, jika terus begini David akan semakin menginjak harga dirinya. Pada pagi ketiga setelah kejadian malam itu, Rurayya memberanikan diri untuk melanjutkan hidup. Ia berusaha berjalan normal, namun pangkal pahanya masih terasa kaku. Saat turun ke ruang dapur, para pelayan menatapnya dengan berbagai ekspresi. Ia tidak bisa menyembunyikan hal ini karena matanya masih sembab, terkutuklah penampilan mengenaskannya di hadapan orang lain. Rurayya pikir, Pagi ini David sudah pergi ke kantor. Ternyata lelaki itu masih duduk menikmati kopi dengan satu tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD