Sebuah Kebingungan

1010 Words

Stella membelalakkan matanya tak percaya saat dirinya mengetahui bahwa Arka lah yang menghubunginya saat ini. Dari mana pria itu mengetahui nomor teleponnya? Stella rasa dia tak memberikan nomor teleponnya. Tak mungkin, kan Arka mencari tahu tentang dirinya? Ya, tak mungkin. Karena Stella bukanlah orang penting dalam hidupnya. "Ya, ada apa kau menghubungiku?" tanya Stella. 'Aku hanya ingin bertanya pada mu. Apakah kau baik-baik saja?' Stella terdiam sejenak. Lalu, tangannya terangkat, apakah saat ini Arka ingin membicarakan tentang luka yang ada di tangannya saat ini? Mungkin saja. "Hmm, aku baik-baik saja. Luka di tangan ku juga sudah membaik, terimakasih karena tadi kau menolongku." Stella berucap dengan tulusnya. Matanya menatap pada luka yang ada di tangannya, lalu dia t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD