○9. "Siapa dia?" tanya seorang pria, kepada kekasih Tika yang bernama Vano itu. "Anak pelayan." "Sure? Dia terlihat sangat cantik sekali, bahkan wajahnya seperti blasteran Chinese." Vano mengangguk pelan. Dia menatap Stella dengan lekatnya, wajah itu memang benar-benar sangat cantik, meski tak ada make up yang melapisi wajahnya itu. Sungguh, dia benar-benar merasa sangat kagum sekali rasanya. Tiba-tiba saja, dia merasakan sebuah tepukan di bahunya. Pria itu menengok, menemukan sang kekasih yang saat ini, tengah menatapnya dengan penuh rasa kesal. "Jaga pandangan mu, sayang." Tika memberikan peringatan. Langsung saja dia merangkul tangan Vano dan menempelkan kepalanya di bahu pria itu. Sedari tadi, tatapan matanya terus menyorot ke arah Stella. Salah satu tangannya mengepal d

