Andreas Mengejar Clara

1886 Words

Pria tampan dengan setelan jas berwarna gelap dan kemeja biru muda duduk dengan tatapan fokus pada layar computer. Dia selalu bekerja dengan serius dan melupakan semua masalah yang ada. Pikirannya tidak akan terbagi. Lelaki gila kerja dan disiplin memabawanya pada kesuksesan yang luar biasa.   “Permisi, Tuan.” Jhonatan berdiri di depan Andreas.   “Ada apa?” tanya Andreas tanpa melihat Jhonatan.   “Kompetensi arsitektur telah memasuki tahap pemeriksaan,” jawab Jhonatan.   “Apa sudah banyak perusahaan yang ikut?” Andreas melihat pada Jhonatan.   “Tahun ini dibuka untuk umum di mulai dari pelajar SMA,” jelas Jhonatan.   “Ada banyak desain yang masuk,” lanjut Jhonatan.   “Bagaimana dengan tim seleksi?” Andreas merilekskan tubuhnya.   “Semua sudah pada tempat masing-masing, Tuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD