Ulang Tahun

1161 Words

Aku akhirnya berpikir untuk tetap melanjutkan kisah ini. Seberapa menyakitkannya pun jalan ceritanya, tetap harus aku selesaikan. *** Kadang aku merasa iri dengan perempuan yang sangat dia perjuangkan. Sedangkan aku di sini berkali-kali mati rasa karena cemburu. Motor Mario sudah hilang di belokan sana. Namun, aku masih enggan untuk beranjak dari depan gerbang rumah. Masih ingin menikmati angin malam yang berembus. Membiarkan udara itu membelai pipi yang kini telah basah oleh air mata. Malam ini memang berkesan untukku. Hari di mana dia menjadi pengucap pertama selamat ulang tahun, dia yang memberikan boneka, kami yang memakai gantungan ponsel serupa dan dia yang memelukku di atas bianglala. Tapi tetap saja, hari ini berlalu dengan penuh rasa sesak. Seindah apapun hari ini, jika berakh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD