Tugas Kelompok?

1184 Words

Sesak sekali rasanya memendam rasa. Tapi, aku tahu mengucapkannya pun hanyalah sebuah kesia-siaan. Sejauh apapun aku ingin memperjuangkan, jika dia memang tak akan memilihku, untuk apa? Benarkah Mario dan Oliv tak akan bisa dipisahkan? Jika aku terus memilih bertahan pada perasaan ini, itu berarti aku menjadi si antagonis yang tega memecah belah hubungan mereka. Dan aku tak ingin itu terjadi. Jika bahagia Mario memang bersama Oliv, aku akan rela melepasnya. Menyedihkan sekali, bukan? "Sha, lo gak apa-apa, 'kan?" Pertanyaan Flora membuyarkan lamunanku. Aku tersenyum kikuk lalu menggeleng. Ternyata kelas sudah ramai. "Lo terlihat gak bersemangat." Flora duduk di tempatnya lalu menatapku lurus. "Itu wajar Flo, Varsha, kan, gak punya penyemangat." Mella menceletuk kemudian terkekeh pelan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD