"Yonas udah ditangkap, Nam." Chico membawa berita gembira. Namira tak dapat menyembunyikan raut leganya. "Alhamdulillah ...." Ia menggenggam jemari Theo. "Oyo denger kata Koko? Mas Yonas udah ditangkap. Dia akan mendapatkan ganjaran setimpal atas perbuatannya. Oyo cepet bangun, ya. Biar kita bisa seru-seruan lihat sidangnya nanti." Namira terkikik. Ia sengaja membuat candaan. Meski kesedihannya masih kentara. Namira hanya menghibur diri sendiri. Chico menatap miris keponakannya, kasihan. Meskipun Theo belum juga membuka mata, Kal El pun akan pergi. Akhirnya sore ini ada sedikit berita baik. Membuat hatinya lebih tenang. Namira cukup bersyukur. *** Kal El melangkah tegas melewati lorong demi lorong gelap. Untung Namira pernah mengajaknya ke sini.

