Bab 20

1084 Words

Benua membawa nampan kekamarnya. Ia membuka pelan pintu kamarnya dan menutup kembali. Ia meletakkan nampan itu dinakas dan duduk ditepi ranjang. Terlihat wajah damai Rachel saat tidur. Benua meletakkan tangannya disisi tubuh Rachel. "Rachel," panggil Benua. "Hm," jawab Rachel yang masih terpejam. "Makan dulu yuk." Rachel pun membuka matanya. Benua tersenyum. Kesadaran Rachel belum sepenuhnya terkumpul. Benua semakin mendekat ke Rachel. Sikunya sebagai tumpuannya. Ia bisa melihat Rachel sangat dekat dan bisa merasakan hembusan napas lelah dari Rachel. "Makan dulu ya," ucap Benua lembut. "Nanti aja. Belum lapar," balas Rachel yang kini memandangi wajah Benua yang sangat dekat sekali. "Kapan laparnya? Baby nya lapar sayang." semburan merah terlihat jelas dipipi Rachel saat Ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD