Bab 28. Aira yang Berani

1191 Words

"Kenapa ngeliatin aku sampai segitunya? Pasti gak mau," ucap Aira dengan mengerucutkan bibirnya, "Kalau gak boleh, maka jatah malam ini gak jadi." Tanpa menunggu jawaban Adrian terlebih dulu, wanita itu langsung berjalan menuju kamar mandi tanpa lupa membawa baju tidur yang dia ambil dari lemari. Adrian menggeram marah mengetahui hal itu. Bisa-bisanya wanita itu mengerjainya. Hasratnya terlanjur naik ke ubun-ubun, jika sampai tidak tersalurkan bisa dipastikan kepalanya akan sakit dan dia akan kesulitan untuk tidur. "Aira ...," panggilnya dengan geram. Aira sontak menghentikan langkahnya dengan jantung berdegup kencang. Dia takut Adrian akan ngamuk malam ini. Namun, dengan segera dia mengesampingkan rasa takut itu. Semarah apa pun Adrian malam ini, dia harus tetap teguh pada pendirian.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD