Aira memandangi penampilannya di depan cermin, sebuah lingerie merah menyala melekat sempurna pada tubuhnya sepaket dengan pakaian dalam berwarna senada. Dia meringis melihat penampilannya sendiri yang bisa dikata mirip para wanita di klub malam. "Aku aja ilfeel lihat penampilanku sendiri, apalagi Tuan Adrian nanti?" Keraguan sempat terbesit dalam benaknya, hingga memutuskan untuk melepas kembali baju haram itu. Namun, baru hendak melepas baju tersebut, ucapan kakek Pratama tadi pagi kembali terngiang di telinga. "Gunakan tubuhmu! Goda Adrian sampai dia tak berpaling melihatmu." "Tapi, Tuan ... aku gak terbiasa menggoda pria. Aku bahkan gak tau caranya," sahut Aira waktu itu yang berhasil membuat Pratama menghela napas panjang. Dia tak pernah menyangka jika wanita yang dipilih cucunya

