Bab 26. Ingin Kebebasan

1561 Words

Suara ketukan pintu di sebuah rumah mewah menggema di kesunyian malam. Suara itu terdengar beruntun seolah orang yang ada di baliknya tidak sabar menunggu. 20 menit sudah berlalu. Namun, hingga kini, tidak ada tanda-tanda pintu akan dibuka dari dalam, sehingga seorang wanita paruh baya yang merupakan ART di rumah itu berlari menuju pintu utama dengan tergopoh-gopoh. "Ya, tunggu sebentar!" seru wanita itu berharap orang yang ada di luar mendengar suaranya. Namun, bukannya berhenti suara ketukan itu justru terdengar semakin kencang. "Siapa, ya? Ada perlu apa?" tanya ART ketika pintu telah terbuka sempurna. Dia memerhatikan pria yang bertamu ke rumah majikannya di malam yang larut ini sembari memasang sikap waspada, takut jika pria itu memiliki niat jahat. Pasalnya, kedatangannya di wak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD