*** Setelah mengobrol kemudian makan bersama, Galanio meninggalkan rumah Gilang sekitar pukul dua siang. Menempuh perjalanan cukup jauh, dia sampai di toko bunga Sienna satu jam setelahnya. Jika ketika berangkat menuju Tangerang, hati Galanio diselimuti kegelisahan, maka sepulangnya dari sana perasaan berbeda dirasakannya. Mendapat lampu hijau dari Gilang untuk kembali pada Sienna, Galanio luar biasa bahagia. Namun, sayangnya dia tidak bisa menceritakan kebahagiaannya karena sampai Sienna bersedia untuk kembali pada dirinya, Gilang melarang dia mengungkap restu yang sudah didapat. "Telepon Sienna dulu kali ya? Siapa tahu dia enggak ada di toko." Baru sampai di parkiran toko bunga, ucapan tersebut Galanio lontarkan sambil merogoh ponsel dari saku. Mencari kontak milik Sienna, dia lekas

