*** "Gal, you di dalam?" Galanio yang baru keluar dari kamar mandi, menoleh setelah pertanyaan tersebut didapatkannya dari depan pintu kamar. Tanpa perlu bertanya, dia tahu siapa pemilik dari suara yang barusaja memanggilnya itu, sehingga tanpa menjawab pertanyaan, Galanio berjalan menuju pintu untuk kemudian membukanya secara perlahan. "Beneran udah pulang ternyata. Kirain hoax." Disambut ucapan tersebut oleh sang adik, Gianna, Galanio yang sedang tidak terlalu mood, menaikkan sebelah alis. "Kenapa emang?" tanyanya. "Enggak kenapa-kenapa, cuman penasaran aja," ucap Gianna. "Udah ketemu sama Mas Gilangnya?" "Udah," jawab Galanio. "Gimana? Ada apa katanya Mas Gilang ngajak kamu ketemu?" tanya Gianna penasaran. Sudah tidak terlalu galau, perasaannya berangsur membaik sehingga tid

