Bagian 159

2111 Words

*** Setelah dihampiri berbagai macam ujian, Sienna kembali ke passionnya sebagai florist. Tidak hanya memantau seperti beberapa waktu ke belakang, dia kembali terjun ke tokonya lalu sibuk lagi merangkai bunga—baik itu untuk pajangan mau pun pesanan beberapa customer di tokonya. Sampai di toko pukul setengah delapan pagi, sudah dua jam lebih Sienna sibuk dengan kegiatannya, hingga ketika jarum jam sampai di angka setengah sebelas siang, Sienna tiba-tiba teringat pada Keanu. Tengah merangkai bunga, dia berhenti dari kegiatannya lalu diam sejenak dengan perasaan yang sedikit tidak enak. "Kenapa mendadak ingat Kean ya?" tanya Sienna pada dirinya sendiri. "Apa karena aku belum chat Mas Sadam lagi sejak pagi?" Tidak hanya berucap lalu bertanya-tanya, Sienna beranjak dari kursi yang sejak ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD