*** "Lho, kok tiba-tiba ada bunga?" Baru keluar dari kamar mandi setelah hampir dua puluh menit, Gianna dibuat terkejut setelah di atas kasurnya terdapat sebuah buket mawar merah dengan ukuran yang cukup besar. Tidak berantakan seperti ketika ditinggal ke kamar mandi, tempat tidurnya terlihat rapi. Namun gorden kamar yang ketika Gianna bangun, sudah terbuka, kini tertutup kembali—membuat dia dihampiri rasa heran. Mengedarkan pandangan untuk mencari sosok Raffasya, Gianna tidak menemukan Papanya itu sehingga dengan perasaan yang masih bingung, dia memutuskan untuk berjalan menuju gorden. Membawa remot yang biasa dia pakai untuk membuka gordennya itu, dengan santai Gianna mengklik buka pada remot lalu menunggu gorden terbuka dengan sendirinya. Awalnya Gianna biasa saja. Namun, persis k

