Bagian 25

1060 Words

*** "Syakilla." Baru membuka pintu, Sienna refleks memanggil setelah sosok sang sahabat menyambutnya di depan unit. Cukup terkejut, begitulah perasaannya sekarang karena ketika mengirim pesan pada Galanio, dia pikir Syakilla sudah pergi bekerja. "Kenapa? Kok kaya kaget gitu lihat aku?" tanya Syakilla, nampak sinis—membuat Sienna semakin tidak karuan. Tanpa perlu bertanya, dia bisa menebak jika Syakilla sepertinya membaca pesan yang dia kirim pada Galanio, karena sebelum pagi ini sang sahabat pernah bercerita jika ketika bersama Galanio, sesekali Syakilla sering memegang ponselnya itu. "Aku kaget karena aku pikir kamu udah berangkat ke rumah sakit," ucap Sienna, berusaha tenang meskipun keringat dingin mulai meringsek keluar lewat pori-pori kulit. "Ayo masuk." Tanpa banyak bicara, Sy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD