*** "Kill, ada telepon!" Di tengah kegiatannya bersiap-siap, seruan tersebut Sienna lontarkan setelah ponsel Syakilla di atas meja nakas, berdering. Batal menginap di apartemen Galanio, gadis itu tetap tidur di tempat Sienna, dan pagi ini—karena harus bekerja ke rumah sakit seperti biasa, Syakilla sama sibuknya seperti sang sahabat. Bangun lebih siang dibanding Sienna, Syakilla baru selesai membersihkan badan beberapa menit lalu. Ada kegiatan yang terlewat, perempuan itu kembali ke kamar mandi untuk mencuci wajah. "Dari siapa, Na?" tanya Syakilla dari kamar mandi. "Minta tolong tengokin dong, biar tahu penting apa enggaknya." "Sebentar." Sienna beranjak dari kursi. Melihat nama Galanio terpampang, dengan segera dia buka suara. "Gala, Kill," ucap Sienna. "Dia kayanya mau ajak kamu

