“Aku yakin ada sesuatu di bawah sana!” Jack mengantungi permata ruby ke saku celana. Dan tangan sebelahnya menarik kait pintu yang terbuat dari besi. Gabriel hanya bisa menatap apa yang akan dilakukan oleh Jack. Beni mendekatkan diri pada Jasmine. “Bibi, memang di bawah sana ada apa?” “Ada hal yang tak boleh kita masuki. Sedangkan perampok ini bersikeras jika kita masih memiliki harta Damian Salvatore. Semuanya sudah habis Ben. Hanya itu yang tersisa. Tapi sepertinya, Jack tidak percaya.” “Brak!” Pintu terbuka. Aroma tak sedap langsung terendus. Debu yang keluar memperlihatkan jika tempat ini sudah lama sekali tidak dimasuki oleh seseorang. Jack menggerakkan tangannya ke kiri dan ke kanan dan kemudian menutup ujung hidungnya. Netranya melihat ke arah dalam ruangan yang ada di bawah

