Bab 30 : Jaringan Kurator

1276 Words

"Setiap berkas yang kita buka adalah sebuah labirin. Dan terkadang, benang Ariadne bukanlah petunjuk, melainkan bahaya yang tersembunyi." — Mahardika Matahari Saputra  Pagi hari di Wonosobo, matahari bersinar cerah, tetapi suasana di rumah dinas Kajari terasa tegang dan penuh rahasia. Kotak besi dari "Garis Tembak" kini tergeletak di meja ruang kerja Ghea. Surat dari almarhum Jaksa Pramana telah dibaca berulang kali, kata-kata 'Jaga Wonosobo' dan 'Kurator' tertanam kuat di benak Ghea. Fokus utama mereka kini adalah microfilm tua yang ditemukan di samping surat. "Kita tidak bisa memproses ini di Kejari Wonosobo," kata Ghea, menatap gulungan film kecil itu. "Terlalu berisiko. Jika ini benar-benar terkait dengan jaringan yang membunuh Papa, mereka pasti memiliki mata-mata di setiap insti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD