Sebuah kebenaran

813 Words

Raze dengan seragamnya yang acak-acakan itu masuk ke dalam rumah dengan wajahnya yang sudah lebam, hari ini Raze resmi keluar dari geng The Haunted, karena ia ketahuan oleh Rino telah berkhianat dan bekerjasama dengan Aksa. Raze membantingkan tubuhnya malas di atas sofa, ia melemparkan ranselnya ke sembarang arah. Raze berdecak kesal, sebuah amplop putih yang ia genggam tadi langsung ia taruh di atas meja, lelaki itu langsung menghidupkan korek api dan mengeluarkan sebatang rokok dari sakunya. Hampir saja ia menghidupkan rokok tersebut, tangan seseorang langsung meraih rokok Raze, menjatuhkannya lalu menginjaknya sampai apinya padam. Raze mendongak, mendapati seorang lelaki paruh bayah dengan wajah marahnya. "Kenapa?" Tatap Raze malas, mood-nya terlalu buruk sekarang. Namanya Mustan-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD