Rino bersandarkan di belakang beton belakang sekolah, ia mengisap rokoknya hingga asap rokok tengah mengepul di sana. "Kenapa lo myuruh gue ke Cyber? Huh? Pengen balik lagi ke Haunted?" Kekeh Rino dengan wajah sombongnya, Raze berdiri satu meter di depan Rino, ia menggeleng dan meringis jijik. Raze memasang wajah seringai,"Raya saudara tiri gue, gue minta lo stop buat neror dia, gue tau semuanya," kata Raze santai dan penuh penekanan. Alis mata Rino saling bertautan, sedetik setelah itu ia meludah ke samping, lelaki langsung membuang putung rokoknya ke bawah kaki lalu menginjaknya hingga mati. "Tau apa lo?" Tajam Rino, ia tersenyum penuh kebencian,"Lo penghianat Raze," kekeh Rino. Raze memejamkan matanya sejenak,"Berhenti buat nyalahin orang lain, soal keluarga lo yang hancur, lo belu

