part 22

521 Words

Part 22 Hanna hanya menurut dan menundukkan kepalanya. ‘’kau tidak mau mengatakannya!’’ ‘’mas’’ ‘’katakan apa alasanmu’’ ‘’mas aku tidak punya alasan, maafkan aku tidak memberitahumu, anak ini…’’ ‘’hebat juga laki laki itu’’ ‘’mas ini anakmu’’ ‘’cih, aku tidak akan pernah menerima anak haram itu’’ ‘’mas jaga ucapanmu, Arda hanya seorang teman dan ini anakmu mas darah dagingmu’’ ‘’bahkan kau sudah membela laki laki itu, iya!’’ ‘’mas aku tidak membelanya’’ ‘’kau bilang itu anakku, bahkan aku tidak pernah menyentuhmu’’ Hanna memejamkan matanya, sakit yang dia rasakan mengetahui suaminya tidak mengingat kejadian malam itu. ‘’mas sudah cukup sakit aku diperlakukan dingin olehmu dan kemarin kau menuduhku selingkuh dan kini kau tidak menganggap ini anakmu, kau lupa saat malam disaat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD