part 21

676 Words

Part 21 Dalam mobil Hanna hanya menggenggam tangannya dan menunduk, ada aura marah pada diri Bara. ‘’ibuk dan ayah sedang di apartement’’nada dingin Bara kembali. Demi apa, Hanna yang sudah lelah bersandiwara kini akan kembali bersandiwara. ‘’nduk, kamu dari mana saja?’’ ‘’maaf buk, Hanna kekantor ada masalah disana’’ Hanna melirik Bara, laki laki itu tersenyum sinis dan membuang muka saat Hanna mengatakan alasannya pergi pada ibunya. ‘’ibu kangan sama kamu’’ ‘’iya Hanna juga’’ ‘’kamu kok pucet gitu, kamu sakit Hanna?’’ ‘’enggak ya, Hanna cuman kelelahan aja’’ ‘’nduk kamu hamil?’’ Lagi, pertanyaan itu membuat Hanna dan Bara kaget. ‘’e..enggak kok buk’’ ‘’nduk, ibukmu ini lebih berpengalaman, ayo kerumah sakit’’ ‘’tapi buk’’ ‘’sayang bener kata ibu, ayo kita langsung kerumah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD