Brak… Tiba-tiba pintu kantor di buka lebar-lebar. Seorang pria muda yang selalu berjalan di belakang Juno masuk tanpa permisi sambil bersuara. “Bos! Papa anda baru selesai meeting sama…, ups! Maaf.” Rangga, sekretaris Juno langsung salah tingkah saat menyadari dirinya datang di saat yang salah. Mata pria itu membelalak tak percaya melihat pemandangan di dalam kantor, Bibirnya seketika terkunci, tak bisa berkata apa-apa, terlalu tertegun ketika melihat bosnya menguasai tubuh mungil seorang gadis di atas meja kantornya. Kedekatan intim itu tak pernah Juno lakukan pada perempuan manapun. Selama ini Rangga mengira Juno pria tak normal, karena tak pernah berhubungan serius dengan wanita. Srak… Dinda melompat turun dari meja, kedua tangannya mendorong cepat tubuh Juno, membungkuk, mencar

