Bab 23 Kesempatan ke Dua

1107 Words

Erlangga memicingkan alisnya sambil menatap ke arah Elena. Menantikan jawaban dari wanita itu dengan tidak sabar. "Elena, aku mohon," ucap Erlangga pelan. Seorang Erlangga yang jarang sekali memohon kepada siapa pun. Dari orang kalangan atas hingga rendahan. Apalagi wanita yang dianggap selalu bisa ia taklukan, kini memohon kepada Elena yang hanya gadis biasa. Elena terbelalak, ia terkejut mendengar Erlangga memohon yang tidak pernah dilakukan laki-laki itu. Justru, dirinya lah yang sering melakukannya. Elena juga masih ragu untuk menerima permintaan Erlangga yang kini tengah memohon padanya. 'Seorang Erlangga yang keras hati dan terlihat angkuh. Bahkan tidak pernah memohon pada siapa pun, sampai melakukannya padaku. Apa Erlangga sudah benar-benar berubah? Harus kah aku memberinya kese

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD