Eijaz bergantian menjaga Elana karena Erlangga sendang mengurus pekerjaan yang tengah bermasalah di perusahaannya bersama Roland. Sedangkan Elard, di rumah bersama dengan Suster Rani pengasuhnya. Pemuda berparas rupawan itu menatap ke arah Elena dengan iba, ia sungguh tidak menyangka jika Elena bisa seperti ini. Wanita yang selalu ceria, kuat, kini lemah tanpa kata. "El, sadar lah. Aku mohon. Jangan seperti ini, apa kau tidak merindukan Elard? Dia menunggumu di rumah. Aku mohon, El. Kau sudah berjanji akan membuatku tidak khawatir padamu. Kenapa kau mengingkarinya? Aku harus bagaimana agar kau kembali?" monolog Eijaz sambil mengusap lembut kepala Elena. Wanita itu masih terdiam dan tatapannya tetap kosong. 'Aku bersumpah, akan mencari orang yang telah membuatmu seperti ini dan membuat p

