Ketika hendak memiliki Laura seutuhnya, Roby tampak kecewa sekali karena gadis itu ternyata sedang datang bulan. Ia segera memakaikan gaun malam ke tubuh Laura dan menyelimutinya. "Sial, aku harus mencari cara lain." Roby menggerutu karena keberuntungan tidak berpihak kepadanya. Padahal pria itu sudah berencana tidak memakai pengaman dan berharap Laura hamil. Dengan begitu pernikahan mereka akan cepat dilakukan. Sepertinya Roby harus lebih bersabar lagi karena waktu dan kesempatan seperti ini tidak mudah didapatkan. Akhirnya ia meninggalkan Laura yang tengah terlelap. Roby kemudian menuju ke salah satu kamar lain. Di mana seorang wanita sedang duduk sambil menikmati segelas anggur merah. "Rencanamu gagal, dia sedang haid," ujar Roby dengan kesal. "Maaf aku tidak kepikiran sampai ke

