Bab. 33 Keputusan Laura

1206 Words

Ketika sampai di rumah, Meta sangat kecewa karena telah merasa gagal menjadi seorang ibu untuk kesekian kalinya. Tidak lama kemudian Laura datang dan langsung menemuinya yang sedang duduk sambil menangis. "Mami maafkan aku," ucap Laura sambil bersimpuh di hadapan Meta. "Kenapa kamu lakukan ini Laura?" tanya wanita paruh baya itu dengan air mata yang berjatuhan. "Aku tidak mencintai Roby, dia suka main perempuan," ujar Laura memberikan penjelasan. "Sebelum terbelenggu tali pernikahan. Aku ingin merasakan kebahagian bersama orang yang kuncintai Mi." Laura terus menyakinkan ibunya. "Kamu boleh menolak perjodohan itu, tetapi tidak dengan cara seperti ini Laura!" tukas Meta dengan marahnya. "Aku tidak mau mengecewakan papi," sahut Laura yang ingin menjalankan wasiat ayahnya untuk menikah d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD