"Earnest, kita akan kemana?" Tanya Inzel dengan menutupi tubuhnya. "Menemui temanku, kau harus melayaninya dengan baik nanti, kau paham kan?" Ucap Earnest bersiap mengambil sebuah jaket yang ia letakan di kursi. "Ayo! Cepat!" Ucap Earnest dan menarik tangan Inzel. Mereka berdua memasuki sebuah taksi, di dalam taksi, Inzel selalu menutupi bagian dadanya dengan kedua tangan. Sedangkan Earnest lebih asyik memainkan ponsel miliknya. "Orel, apakah kau sudah di sana? Aku sudah membawa wanita yang sudah aku tunjukkan padamu kemarin melalui foto." Ucap Earnest menelpon Orel. "Bawalah wanita itu kesini Earnest, aku sudah siap berpesta malam ini." Balas Orel dari arah telepon. Inzel mendengarkan semua percakapan Earnest dengan Orel, Inzel hanya membuang pandangannya menatap sepanjang jalanan,

