Dua bulan yang lalu... "Earnest! Kau gila.. kau ingin menjual ku lagi? Apa kau i***t? Kau tidak waras? Aku sudah bersabar perihal kemarin, lalu sekarang kau seperti ini?" Teriak Inzel ketika Earnest hendak menjualnya pada temannya. "Tutup mulutmu p*****r! Aku akan tetap menjual mu, itu adalah resiko karena kau mau menikah denganku." Ucap Earnest begitu arogan. "Pakailah baju ini dan dandanlah secantik mungkin, aku tak ingin kau mengecewakan tamu mu." Bentak Earnest melempar pakaian seksi tepat di wajah Inzel. "Kau benar-benar lelaki tidah berperasaan, kau tega menjual istrimu Earnest! Kau gila." Teriak Inzel merobek baju seksi itu dan membuangnya di depan lantai. "INZELLLL!" Teriak Earnest mencekik leher Inzel dan membenturkan di tembok. "Aaawwwww." "Turuti perintah ku atau kau aka

