Lima tahun telah berlalu sejak hari pernikahan yang menghancurkan hati Giorby. Akhirnya, lelaki berhati lembut itu punya keberanian untuk kembali ke Jakarta. Tempat itu tak banyak berubah, tetap mengingatkan padanya akan begitu banyak rasa sakit dan penyesalan. Dan penyesalan terbesar Giorby adalah persahabatannya dengan Clarissa. Ia terus memikirkan betapa jahat apa yang dilakukan pada orang yang berada di sisinya di saat sulit. Cinta yang buta telah membuatnya mengambil pilihan salah dengan melepaskan orang yang harusnya dia jaga. Giorby harap, waktu bisa membuat Clarissa memaafkannya. Tentu saja dia juga akan berusaha meminta maaf dan memperbaiki kesalahan sebelumnya. Itulah kenapa Giorby ada di sini saat ini. Di depan pintu kamar apartemen Clarissa menunggu sang pemilik membukakan p

