Part 23

727 Words

Setelah berpisah dengan Darel, Clarissa pulang ke rumah Aksel. Ia menggunakan kunci serep yang diberikan padanya. Rasanya gugup sekali. Padahal hanya melangkahkan kaki masuk ke tempat yang sudah sering didatangi sebelumnya. Tak disangka, hanya dengan menyadari perubahan perasaannya saja, Clarissa bisa menjadi begini paniknya. Setelah belasan tahun terjerat di masa lalu, Clarissa begitu lega karena bisa memulai kembali hidupnya. Semuanya terlihat berbeda. Udara yang selalu terasa berat, kini begitu ringan. Sosok yang kini berada di hadapannya, membuat Clarissa merasa senang. Ia tersenyum pada Aksel. “Aku sudah menyelesaikan semuanya dengan Darel.” Kemudian, ia melaporkan yang terjadi beberapa jam sebelumnya. Aksel terpaku, merasa senang dan lega mengetahui bila Clarissa memilihnya. Ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD